Saya Hasan Efendi mengucapkan Selamat Hari raya Idul Adha 1438 H, Mohon maaf lahir dan batin. Saat ini Blog saya sedang dalam perbaikan,.Terima kasih telah menyempatkan waktu berkunjung ke www.portalfendi.net, kritik dan saran kalian sangat membantu perkembangan blog sederhana ini. Contact : HP/WA/telegram >> 085311908325[AS]

Selamat Ulang Tahun ke-56 Pak Joko Widodo

Izinkan saya mengucapkan selamat ulang tahun kepada Pak Presiden Jokowi yang ke-56. Semoga Pak Dhe diberikan kesehatan yang cukup, makanan yang sehat, dan pikiran yang senantiasa bersih. Di tanggal 21 Juni 1961, lahir seorang Jokowi, yang saling berbagi hari dengan kematian Soekarno

Seiring berjalannya waktu, saya melihat  Pak Dhe Joko Widodo semakin dicintai oleh warga. Saya pun bertanya-tanya apa yang membuat ia begitu dicintai.
Jawaban yang akan muncul pada umumnya adalah karena ia bekerja bagi rakyat. Ia menjalankan mandat rakyat, dan ia menjadi orang yang memikirkan rakyatnya. Sampai disini tentu kita harus setuju, kita tahu memang Jokowi menjalankan mandat rakyat.

Mungkin ia dianggap tidak berhasil bagi sebagian orang, khususnya bagi orang-orang yang haus akan kenangan masa lalu. Birahi terhadap masa lalu, membuat mata dan hati mereka tertutup oleh apa yang selama ini Jokowi sudah jalankan. Birahi terhadap orde baru, membuat mereka senantiasa berusaha untuk menggulingkan Pak Dhe, yang sekarang sedang berulang tahun di usianya yang ke lima puluh enam.

Alih-alih ingin menggulingkan Pak Dhe, mereka pun malah memberikan klarifikasi bahwa sampai saat ini, Jokowi merupakan seorang presiden yang begitu dicintai oleh rakyatnya.

Namun rasa-rasanya terlalu sempit jika kita mencintai Jokowi ‘hanya karena’ apa yang ia perbuat. Menurut hemat saya, Jokowi lebih dari ‘sekadar’ perbuatan. Apa lagi yang membuat Jokowi begitu dicintai rakyat, selain ‘sekadar’ perbuatan?

Mengingat Lebaran tinggal hitungan hari, Jokowi ingin para warga dapat menikmati liburan Lebaran dengan baik. Pembangunan jalan tol Bocimi saat ini sedang fokus kepada seksi I dengan rute Ciawi-Cigombong yang proses pelaksanaan pembebasan tanahnya sudah sampai 100%. Jalan tol ini sempat tertunda.

Menurut informasi yang saya dapatkan, bahkan sejak tahun 2006, proyek ini sudah 4 kali groundbreaking. Namun proses pembangunan tak kunjung berjalan. Inilah ‘warisan’ yang ditinggalkan oleh presiden terdahulu kepada Jokowi.

Warisan pekerjaan mangkrak dimana-mana membuat Jokowi harus pontang panting luar biasa di dalam negeri, untuk membereskan seluruh apa yang ditinggalkan oleh presiden terdahulu. Selain dikebut, jalan tol yang seharusnya sepanjang 54 km ini, akan ditambah sebanyak 6 km lagi, agar dapat mencapai daerah Ciranjang dan Bandung.

Dari catatan BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol), jalan tol Bocimi memiliki empat bagian dengan nilai investasi mencapai Rp 7,7 triliun. Rasanya terlalu naif jika kita melihat hanya sebatas biaya yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk menyelesaikan seluruh proyek yang ada.

Tentu para pembaca harus melihat kepada hal yang lebih jauh dari sebatas uang, yakni motivasi dan komitmen Jokowi di dalam membereskan seluruh polemik di negara Indonesia ini. Kesederhanaan Jokowi pun tidak lupa ditunjukkan oleh dirinya, bahkan ia konsisten dengan hal ini.

Tanpa perayaan yang heboh di hari ulang tahunnya, bahkan masih tetap blusukan ke berbagai tempat, membuat kita melihat sosok yang begitu jujur, merakyat, dan sederhana. Ketiga sifat ini, sampai sekarang masih secara konsisten ditunjukkan. Sebagai presiden, ia tidak berubah sedikitpun. Jabatan tidak membuatnya besar kepala. Inilah yang menjadi keunikan dari sosok Presiden Republik Indonesia.

Sebagai informasi kepada para pembaca, pada tahun 2015, Jokowi merayakan ulang tahunnya dengan cara blusukan di Belitung dan Kepulauan Riau. Sedangkan pada tahun 2016, Jokowi pun melakukan blusukan di hari ulang tahunnya ke Bogor, Depok dan Bekasi. Inilah ‘pencitraan’ yang dilakukan Jokowi, yakni memaknai ulang tahunnya dengan cara blusukan. Sebelumnya pun ketika tahun 2013, ia mengisi ulang tahunnya dengan cara blusukan di Kepulauan Seribu, selagi masih menjadi gubernur DKI Jakarta.

Dengan kebangkitan orang-orang seperti Jokowi, tentu kita melihat bahwa masa depan negara tercinta Indonesia, sangatlah cerah. Indonesia butuh orang-orang seperti Jokowi, yang jujur di dalam setiap tindak tanduknya, merakyat agar dapat mengetahui secara real situasi negara ini, dan sederhana di dalam setiap tingkah lakunya.

Semoga di usia yang ke-56, Pak Dhe ditambahkan juga bijaksana dan kecintaan akan rakyat. Karena kita percaya bahwa orang-orang seperti Pak Dhe Jokowi mutlak dimiliki oleh Indonesia, demi masa depan Indonesia yang cerah dan optimis.

Sekali lagi, selamat ulang tahun Pak Dhe! Semangat untuk menjalani kehidupan Anda, sebagai seorang suami, ayah, kakek, dan pengayom masyarakat! Tetap bekerja! Semakin giat blusukan dan semakin gesit di dalam menyelesaikan masalah-masalah di negeri ini. Ini tugas yang berat untuk Pak Dhe. Tetap semangat. Teriring doa dan rasa syukur kami, rakyat Indonesia.

0 komentar:

Silahkan isi komentar..!